Menu

Griezmann Ternyata Masih Sakit Hati Dikalahkan Real Madrid di Final Liga Champions

0 Comment

Penyerang berusia 28 tahun, Antoine Griezmann baru-baru ini dikabarkan angkat bicaranya jika ia mengakui bahwa sampai saat ini belum lupa akan kekalahan di final Liga Champions tahun 2016. Ketika itu, Griezmann yang masih membela Atletico Madrid dengan kekalahannya dari Real Madrid.

Laga final Liga Champions tahun 2016 yang lalu dan digelar di San Siro. Saat itu, kedua tim bermain imbang dengan perolehan skor 1-1 hingga waktu normal usai. Skor juga tidak berubah di tambahan waktu 2 x 15 menit.

Ketika laga berlanjut ke babak adu penalti, tendangan yang diciptakan Cristiano Ronaldo memastikan Real Madrid menang dengan perolehan skor 5-3. Sebelumnya Juanfran gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor Atletico.

Sejatinya, Atletico sebenarnya punya peluang bagus untuk menang di waktu normal. Sebab, pada menit ke-48 mereka mendapat penalti. Tapi, tendangan dari Griezmann mengenai gawang dan tidak menjadi gol. Kegagalan yang ternyata juga masih disesali oleh Griezmann hingga kini dia sudah menggunakan kostum Barcelona baru-baru ini.

“Saya menyadari bahwa meskipun nanti saya memenangkan Liga Champions dengan Barcelona, itu tidak akan bisa menebus rasa sakit karena kalah di final saat bermain di Atletico,” ucap Griezmann.

“Bagi para penggemar [Atletico], untuk rekan satu tim saya, itu adalah momen yang sangat sulit,” sambung pemain yang dibeli Barcelona dengan harga 120 juta euro tersebut.

Griezmann Beruntung Dilatih Oleh Simeone

Pemain yang saat ini menjadi buah bibir banyak orang, Griezmann mengaku banyak berkembang ketika membela Atletico Madrid dalam lima musim terakhir. Dan, tentu saja semua itu tidak lepas dari peran besar dari sang pelatih Diego Simeone. Untuk pemain berdarah Macon tersebut, sangat berterima kasih pada El Cholo.

“Saya beruntung bisa belajar tentang banyak hal dari Cholo. Terima kasih banyak untuknya, saya telah bermain di level yang sangat tinggi. Di Atletico, kami tidak pernah memiliki hari libur. Kami bekerja keras untuk fisik dan taktik,” tandasnya.

Terlepas dari hal tersebut, dengan berita kepindahan Griezmann ke Barcelona memicu konflik dengan pihak Atletico. Barca dituding melakukan pendekatan ilegal kepada Griezmann. Dengan adanya berita tersebut, membuat fans Atletico kini juga sangat membenci Griezmann karena pindah ke Barcelona. Tetapi adanya hal tersebut jangan sampai membuat performa Griezmann drop ya karena pastinya akan mendapat hujatan yang lebih lagi jika ia tidak menunjukkan performa terbaiknya di Barcelona.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *